Monday, June 10, 2013

Flash Fiction : Something In Common

"We could have made a perfect couple dear.."
"Why?"
"Because we have so many things in common.." rajukku.

Kau mengambil dua pak mainan puzzle dari rak. Keduanya bergambar sama persis. Princess. Karakter favorit anak-anak kami. Kedua anak yang berusia sebaya itu sedang asyik memilih buku di rak seberang. Yang keriting berpita anakmu, yang kuncir kuda anakku.

Kau tunjukkan kedua bungkus puzzle itu dengan ekspresi kesabaran yang selalu memukauku.
"Anggap saja, masing-masing kita adalah potongan puzzle yang ada di sudut. Aku yang ini, kau yang itu.."
"So?"
"Kita sama persis, potongannya sama, warnanya sama, bentuknya persis sama. Tapi apakah kita cocok dipasangkan satu sama lain? Tidak. Kita berada dalam 2 pak puzzle yang berbeda. Betapapun banyaknya persamaan diantara kita, kita ada dalam dunia yang berbeda. Understand?"
"But why is it so? Karena kita beda suku?"
Kau menggeleng. "Bukan cuma itu.. Sekarang keluarkan KTPmu.."
Aku menurut.
Kau menunjuk-nunjuk kartu plastik yang aku pegang.
"This, dear! Ini persamaan terbesar kita! Kita takkan pernah bisa bersatu, selama masih tercetak hal sama di kartu ini : LAKI-LAKI!"

---------
sumber gambar :depositphotos.com